Cara membuat Studio Rekaman sendiri

Buat mentemen yang butuh info cara meredam studio musik secara murah dan sederhana, gw pengen berbagi pengalaman ni…

Untuk studio ukuran 3×4 sampai 5×6, asal jangan yang ukuran ruang kubus! misal 3x3x3, 4x4x4 dst.. kalo anda membuat studio di ruang dengan volume itu, mm…dijamin “ancur” dah frekuensi pontang panting lari kesana kemari.. o.. pikirkan dulu matang2 tentang volume ruang, okey!!

Rincian bahanna ne:
aku kasi kisaran harga aja ya, soalnya gw tidak buka toko bangunan.
Kayu kaso 2,5 m : Rp. 5.000 – Rp. 9.000 / batang
Paku : Rp. 10.000 – Rp. 15.000 / kg
Kawat beton : Rp 12.500 / kg
Majun : Rp. 300 – Rp. 500 / kg
Karpet : Rp. 10.000 – Rp. 15.000 / meter

Biaya produksi variatif tergantung besar ukuran ruangan, kualitas bahan, biaya tukang, ongkos becak atau delman, ongkos parkir, jajan. Kira-kira w habis 3 jt an. Saran w perhitungkan dulu jumlah kebutuhan proyek peredam studio musik alternative anda sebelum pengerjaan…hehe

Langkah pertama tempelkan kayu kaso di dinding dengan paku sesuai kebutuhan. contoh gambar seperti di bawah ini.
studio1

Pasang kawat pada frame dengan paku lalu belitkan kawatnya. usahakan bentangan kawat tegang agar kuat tehadap beban nantinya.

studio2

 

Jarak sekat kawat kira-kira 10 cm agar tidak terlalu carang.

studio3

Jejalkan majun pada sekat kawat tadi. Usahakan lapisan majun padat dan terisi penuh pada frame.

studio4

Kira-kira lapisan peredam studio musik alternative yang dibuat seperti gambar di bawah. Untuk Finish interior bisa menggunakan karpet atau kain.

studio5
Kain majun!!!… itu kain yang kaya gmna sih? yang bekas potongan tukang jahit itu y? nama lainnya kain perca…murah meriah tapi lumayan untuk peredam studio musik alternative menurut pengalaman.

studio6

studio7

studio8

so.. prinsipna neh w jabarin :

Cara membuat Peredam Studio Musik Alternative yang murah, efisien bisa dilakukan untuk menekan biaya produksi studio musik. Hasil yang diperoleh dengan Peredam Studio Musik Alternative ini cukup lumayan, tergantung beberapa hal: bahan, ukuran tempat, intensitas suara. Tips ini cocok untuk anda yang ingin berbisnis didunia studio musik.

Untuk bahan utama yang perlu dipersiapkan untuk Peredam Studio Musik Alternative ini yaitu; majun ( potongan kain sisa jahitan [ biasanya dapat diperoleh didekat tempat maklon jahit; contoh di Bandung: Cigondewah ]), kayu kaso, ram kawat, dan karpet.

Pengerjaan ruangan Peredam Studio Musik Alternative:

1. Buat frame di dinding dengan kayu kaso, sesuaikan dengan ukuran ruangan ( disarankan ruangan yang besar untuk mendapatkan hasil maksimal).
2. Frame disekat dengan ram kawat untuk membatasi majun.
3. Masukan majun didalam frame.
4. Tutup frame-frame diseluruh ruangan dengan karpet.

Pengerjaan pintu Peredam Studio Musik Alternative:

1. Buat frame pintu dengan kayu kaso.
2. Frame pintu disekat dengan ram kawat.
3. Masukan majun ke dalam frame pintu.
4. Tutup frame pintu dengan karpet.

Daerah yang perlu diperhatikan untuk mendapatkan hasil yang cukup maksimal Peredam Studio Musik Alternative yaitu; pintu, jendela monitor, koneksi-koneksi kabel dari dalam studio ke ruangan operator. Biasanya daerah-daerah tersebut sering terjadi kebocoran suara, sehingga tidak sesuai dengan yang diharapkan. Buat setiap sudut ruangan tidak ada yang menyiku, jadikan lengkungan atau penyudutan.

Tulisan menarik ini kami kutip/copy dari blog: 

http://dimasaestu.blogspot.com/2010/07/rancangan-sederhana-peredam-studio.html

Info lain juga bisa cek blog ini:

http://caturmusicastudio.wordpress.com/2012/02/28/membuat-peredam-suara-studio-musik/

Untuk gambaran harga bisa cek blog ini:

http://wimbo.blogsome.com/2007/08/21/biaya-untuk-membuat-studio-musik/

 

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.