Cicil Album, Yacko Rampungkan Video Klip “Filthy Rich”

Menjalani tanggung jawabnya sebagai seorang ibu rumah tangga sekaligus dosen, tidak membuat female emcee kawakan yang satu ini berhenti untuk berkarya. Keinginannya untuk merilis album ke-3 telah mendorongnya untuk membuat single-single terbaru yang orisinil dan cocok untuk menemani kehidupan dunia malam. Setelah “BRAP!” dan “All Nite Long”, Yacko kembali membuat single ketiga berjudul “Filthy Rich” untuk albumnya yang ketiga. Namun, tak cukup puas dengan sebuah single, Yacko memilih untuk memvisualisasikan “Filthy Rich” ke video klip yang disutradarai oleh Bima Girindra. Ingin tahu lebih banyak tentang kesibukan Yacko saat ini? Temukan jawabannya di bawah ini.

 

Hai Kakak Yacko, nggak bosan-bosan nih aku menyapa dirimu. Bagaimana kabarnya?
Lagi agak flu, nih. Other than that, everything else is good :)

Semakin hari semakin sibuk saja kelihatannya. Sedang ada proyek apa saja, Kak?
Ha ha ha, salah lihat kali. Sama aja kok kegiatan sehari-harinya. Masih mengajar dan mengurus keluarga. Bulan puasa malah buat gue bulan yang lega karena nggak ada manggung. Clubnya pada insyaf :P

Kalau proyek, kebetulan baru pada kelar. Untuk rekaman, baru selesai rekaman untuk lagu di album gue. Produsernya Dmust Akira.  Syuting “Filthy Rich” juga akhirnya kelar, walaupun makan waktu sampai 4 bulan lebih. Directornya Bima Girindra, salah satu dedengkot Drum n Bass DJ di Jakarta. Sebelumnya, dia juga sudah sering direct clip-clip lain seperti EGRV, dan gue langsung merasa kalau he should be directing my clip as well! Bima dibantu sama Deska dan juga Wisang.

Di clip ini juga menampilkan skater muda berbakat, Vijie. Syutingnya diambil di beberapa tempat, yaitu di Puink Skate Park, Jembatan Kuningan, dan Terowongan Wisma Bni 46. Untuk wardrobe di-support dari Converse, OBEY and Famous.

 

Selama ini, Yacko kan sudah banyak pengalaman berkolaborasi dengan musisi lokal maupun internasional. Ada rencana untuk go internasional ?
Tergantung definisi go international itu apa dulu. Rilis album di luar negeri dan dibeli oleh foreigners, manggung di luar negeri di depan foreigners , dikenal sama orang-orang di luar Indonesia, atau apa nih? Karena term go international suka jadi nyeleneh. Kadang ada musisi yang manggung di luar, tapi yang nonton ya orang-orang Indonesia yang berdomisili di sana. Menurut gue, itu bukan go international, itu ya kebetulan diundang manggung aja.

Namun, di luar itu, ada beberapa strategi yang sudah dijalankan, seperti menjual single-single lewat iTunes, berkolaborasi dengan DJ lokal atau international, lalu lagunya dijual sama label luar. Selain itu, memperluas networking lewat social media dengan radio-radio luar, tapi untuk totalitas saat ini gue belum bisa. Masih banyak kemampuan gue yang harus gue asah. Effort gue juga harus jauh dan waktu harus gue luangkan lebih banyak. I need to hustle harder.

 

Setelah single “BRAP!” dan “ALL NITE LONG”, single apa lagi yang akan dirilis dan mem-booming dari Yacko?
So far, sudah ada “Filthy Rich” yang dirilis bulan February lalu. Responnya juga alhamdulillah bagus. Memang targetnya bukan untuk club mainstream, tapi gue mencoba untuk selalu bereksperimen dengan berbagai macam sound, dan kali ini sound-sound dari Lawrence yang bikin lagu “Filthy Rich” itu karakternya kuat.

Single berikutnya mungkin yang diproduce sama Dmust Akira, judulnya “Drop the beat down”. Musiknya lebih experiment ke Dubstep.

 

Suasana pembuatan video klip

Lalu, kapan album Yacko beredar di pasaran? Pastinya sudah banyak yang rindu dengan kehadiran lagu-lagu rap Yacko.
Gue sangat berharap album gue bisa rilis akhir tahun ini. Terus terang kendala terbesar adalah waktu dan budget. Kebanyakan waktu dan fee manggung gue lari ke kebutuhan keluarga. He he he he.

Wah, harus rajin menabung, Kakak :P Anyway, Biasanya terinspirasi dari mana dalam membuat lirik atau beat Rap?
Biasanya, gue suka dengar beatnya dulu, baru bikin lirik, tapi kadang sebaliknya. Kalau lirik muncul duluan, biasanya bakal dirombak sana sini sesuai musiknya.

Kalau kemarin sempat mengisi soundtrack di salah satu film LGBT, apa ada keinginan untuk menjajal karier berakting?
Wa ha ha ha ha … jadi apa ya gue? Jadi mak lampir cocok pasti! Bisa nggak ya gue acting? Jadi orang jutek mungkin. He he he …

Kalau boleh tahu, sudah berapa banyak musisi yang featuring dengan Yacko? Pasti tak terhingga, ya? He he he ..
Berapa ya? Hmmm lumayanlah. And, I’m hoping could be more. Yang bikin challenging buat gue adalah kalau ada musisi yang mengajak featuring, tapi bukan di genre yang sama, Seperti waktu kemarin diajak sama THEBRNDLS featuring di lagu “ABRASI” mereka. Wah, itu sinting persiapannya! Beban buat gue karena di lagu itu ada UCOK Homicide. Kenapa beban buat gue? Karena gue nggak mau bikin lagu itu flop, tapi gue juga nggak mau muatan gue sama dengan Ucok.

Oh iya, sedang sibuk apa saja sekarang, Kak? Bagaimana dengan kegiatan mengajarnya?
Ngajar sudah pasti karena itu setiap hari dari jam 8 pagi sampai jam 6 sore. Akhir-akhir ini tugas ngajar lagi padat banget, Apalagi bulan lalu nyiapin anak-anak untuk wisuda. Sekarang lagi mikir mau bikin dokumentasi tentang rapper-rapper cewek di tanah air.

Bagaimana dengan jadwal perform sampai akhir tahun? Sudah full booked atau masih lengang?
Kalau jadwal Alhamdulillah habis lebaran, mulai September sudah ada beberapa yang harus dijalankan. Tapi untuk konfirmasinya bisa dilihat di blogku saja. http://Itsyacko.blogspot.com

Terakhir, ada pesan yang ingin disampaikan?
Hidup klinik tong fang! #ehh #lohh? Ha ha ha ha ha …

(photo’s: instagram PUINK skatepark & vijie)

 

Ha ha ha … Thanks Kakak sudah menjawab pertanyaan dari aku. Sukses terus untuk Kakak. Semoga albumnya cepat selesai :D

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.