Tulisan ini di salin dari sebuah posting di dalam Forum Diskusi Hiphopindo.net. Terimakasih kepada Onde yang mengizinkan saya untuk meng-copy paste tulisan ini. Enjoy dan semoga bermanfaat…
Diskriminasi Tidak Pernah Ada by XXDepressedXEmoXKidXX
Malam itu adalah salah satu momen terbaik dalam hidup saya. Sebuah post bulletin dari seorang kawan menginformasikan diadakannya sebuah acara di pelataran depan BIP, sebuah acara yang diadakan oleh komunitas hip-hop di Bandung. Tentu saja saya tersentak membacanya, terlintas kembali dalam benak saya rentetan kenangan ketika saya masih memegang microphone di tangan kanan dan mencoba menyebarkan lirik yang saya hafalkan dengan susah payah. Kembali muncul dalam kepala setiap masa-masa baik dan buruk yang telah saya alami, ketika mulai merangkak dari bawah mencoba untuk menapaki hip-hop.
Maka saya memutuskan untuk mengesampingkan sebuah acara tribute di Dago Tea House, lagipula dana di dompet tidak mencukupi untuk membeli tiket masuk. Dan resiko terjadinya keributan di tempat tersebut semakin membuat saya mengurungkan niat untuk dating. Saya bersama seorang teman meluncur ke BIP dengan begitu banyak hal yang bertabrakan di kepala. Emosi yang membuncah sebagai hasil akhir dari kerinduan yang mendalam akan beat-beat hip-hop serta barisan kata dalam balutan rima semakin memacu saya untuk menambah kecepatan motor untuk segera tiba.
Dan yang saya temui disana adalah begitu banyak teman-teman lama. Saya merasakan emosi dan cinta yang sama ketika berpelukan dengan mereka. Dumb Q, Ghettorude, Junk D, Gaya, Mali, Jay, Elmo da Bozo & the whole Cronik crew, Nuff Sum, Kopral John, Jack D, Aldye, Quba, Obie D, Majest Iconz, Phrovsta, May, my big sister Lava? sounds like digging up the past. Lot of hugs here and there, lot of laughs? Meskipun sedikit terkotori dengan kehadiran orang-orang yang? katakanlah seperti itu? tapi tetap tidak mengurangi keindahan ?malam reuni? itu.
Seperti yang sudah saya perkirakan, mereka sedikit terkejut dengan penampilan baru saya. Mungkin sebagian dari mereka sudah mendengar bahwa seorang Onde telah ber-emolusi dari MC menjadi emo kid, tapi tadi malam adalah pertama kalinya melihat langsung perubahan dalam diri saya. Terlepas dari Jay, Scratchy dan Kolot yang telah melihat sebelumnya, kawan-kawan lama saya tampak amazed dengan rambut baru saya. Kwkwkkwkwkkw ^^? Mohawk rules guys!!! ![]()
Well, kawan-kawan lama saya tak mempermasalahkan perubahan yang terjadi. Just like what we?ve learned since the first day we steppin? on this game, hip-hop is all about respect. Kami tetap berdiri bersama tanpa diskriminasi dan terbukti, hip-hop vs. emo tak pernah ada disini. Saya dan Zeo membahas tentang scene emo rap di Amrik sono dan saya menyatakan bahwa saya harus menjadi orang pertama yang membawakan lagu-lagu jenis itu. Walaupun saya tidak yakin akan kembali mengaktifkan microphone.
Sepertinya scene yang lain, yang masih mengetengahkan emosi atas perbedaan, harus sedikit melihat dan belajar dari kami. Sikapi perbedaan dengan sikap terbaik (yah, saya tidak melakukannya untuk rock n? roll tentunya), cela-celaan tak harus berujung dengan perkelahian. Just respect each other. Keep y?all head up my brothers. Stick with the scene and make it bigger!!!
Thanks to Dumb Q for the cassette. Inspired me a lot, bro.
Thanks to Elmo da Bozo. Brother will always be brother.
XXDepressedXEmoXKidXX










Comments